Jumat, 02 September 2011

DIAGNOSA SECARA KLINIS PENYAKIT & IMUNOLOGI PADA IKAN/UDANG

By Dr. Ir. Maftuch, M.Si Laboratorium Parasit dan Penyakit Ikan Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Perairan yang tidak sehat/tercemar/dibawah standar baku mutu budidaya akan meningkatkan pertumbuhan patogen dan menurunkan kesehatan ikan/udang budidaya. Patogenesis akan meningkatkan peluang kejadian penyakit infeksi oleh mikroba air pada ikan /udang budidaya. B. 1.Penyebeb Penyakit Infeksi • Virus • Bakteri • Parasit • Jamur C. Definisi • Sakit: Penyimpangan dari keadaan sehat. • Gejala Klinis: Gejala akibat serangan penyakit yang nampak secara morfologis & tingkah laku. • Bakterimia: Keberadaan bakteri dalam keadaan hidup pada darah inang (host) dengan atau tanpa respon signifikan. • Septisemia: Gejala klinis yang disebabkan oleh infeksi bakterimia berat, umumnya melibatkan invasi pada pembuluh darah oleh mikroorganisme. D. Akibat Yg Ditimbulkan Oleh Serangan Penyakit Infeksi • Tanda-tanda kelainan pada Ikan 1. Ikan/udang tidak mau makan 2. Berenang secara tidak normal/skarat 3. Produksi mucus berlebihan 4. Ascites 5. Necrosis 6. Ekor terkoyak/geripis/seperti terbakar 7. Inflamasi organ internal 8. Exoptalmia 9. Hemorrhage 10. Insang pucat, coklat, geripis 3. Produksi mucous berlebihan 4. Ascites (Pengumpulan cairan dlm rongga perut) 5. Necrosis (Kematian sel/jaringan) 6. Ekor Geripis 7.Pembengkakan ginjal, hati, inflamasi/radang organ internal 8. Exopthalmia (Akumulasi cairan disekitar mata) 9. Hemorrhage (Pecahnya pembuluh darah) -->Tanda-tanda Kelainan (Abnormalitas) pada Udang --> Brown and Black Lesion -> Fouling Bakteria -> Small Hepatopancreas -> White spot Virus -> Red Coloration -> Dark Bodies -> Brown Gill -> Black Gill -> Swollen Tail (Tail Necrosis) -> Fouling Protozoa -> Brown or Black Gill E. Penyakit Bakteri -> Black spot / Shell disease Gejala Klinik: Warna coklat kehitaman pada cuticula, appendages dan insang
F. Penyakit Parasit G. Penyakit Jamur  Penyakit Jamur secara umum merupakan penyakit sekunder (yang melakukan penyerangan setelah serangan primer oleh bakteri dan parasit) H. Penyakit Virus IHHN- Infectious hypodermal and hematopoietic necrosis TSV- Taura Syndrome Virus WSSV- White Spot Syndrome virus YHV - Yellow Head Virus KHV- Koi Herpes Virus (Ikan Koi)  IHHN Infectious hypodermal and hematopoietic necrosis Species affected: Litopenaeus stylirostris, L. vannamei, L. monodon Clinical signs:  Nafsu makan berkurang/menurun  Diikuti perubahan tingkah laku & kenampakan.  Terlihat berenang lambat & posisi berenang sisi perut diatas.  Ketika di dasar tampak terdapat“dot” & kebiruan.  TSV Taura Syndrome Virus Berasal dari Nama for the Taura River dekat Guyaquil, Ecuador, dimana penyakit ini pertama kali dilaporkan. Kejadian penyakit muncul thn 1991, kemudian sample dikirim ke “Don Lightner’s lab”. Thn 1992 dinyatakan sebagai masalah serius dalam budidaya. Sering terjadi pada Small juveniles berat 0.05 g sampai dengan kurang dari 5 g. Udang yang lebih besar bisa juga terjangkit.  YHS Yellow Head Syndrome Virus Sering terjadi pada Juvenile sampai sub-adult (khususnya usia pemeliharaan 50-70 hari). Di budidaya intensive terlihat peningkatan ketidak normalan dalam laju pakan selama beberapa hari, sampai berhenti makan. Berenang lambat dekat pematang. Karacteristiknya terlihat yellow cephalothorax pucat & insang pucat sampai ke coklat.  WSSV White Spot Syndrome Pertama kali ditemukan pada awal tahun 1990-an, di China, Japan, Korea, Thailand, Indonesia, Taiwan & Texas. Dinyatakan 3 virus tergolong dalam kelompok syndrome. Dicirikan sebagai “white spot” I. Literatur • Kamiso, Status Penyakit Ikan dan Pengendaliannya di Indonesia. Laboratorium Penyakit Ikan, Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. • Mongkol Thongsiri, Pengendalian Penyakit Pada Budidaya Udang, Animal Health Diagnostic Laboratory. PT. Charoen Pokphand Indonesia. • Yolanda J. Brady, Ph. D. (Associate Professor). Dept. of Fisheries and Allied Aquacultures 209 Swingle Hall. Auburn University. bradyyj@auburn.edu

Related Posts by Categories



0 komentar:

Poskan Komentar

"Be A Real Moeslem" © 2008 Template by:
SkinCorner