Sabtu, 03 September 2011

MAKALAH BROMELIN

MAKALAH BROMELIN I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada awalnya, enzim dikenal sebagai protein oleh Sumner (1926) yang telah berhasil mengisolasi urease dari tumbuhan kara pedang. Urease adalah enzimysng dapat menguraikan urea menjadi CO2 dan NH3. Beberapa tahun kemudian Northrop dan Kunits dapat mengisolasi pepsin, tripsin, dan kinotripsin. Kemudian makin banyak enzim yang telah dapat diisolasi dan telah dibuktikan bahwa enzim tersebut ialah protein. Dari hasil penelitian para ahli biokim ternyata banyak enzim mempunyai gugus bukan protein, jadi termasuk golongan protein majemuk. Gugus bukan protein ini disebut dengan kofaktor ada yang terikat kuat pada protein dan ada pula yang tidak terikat kuat oleh protein.. Gugus terikat kuat pada bagian protein artinya sukar terurai dalam larutan yang disebut dengan Prostetik, sedang yang tidak begitu terikat kuat (mudah dipisahkan secara dialisis) disebut dengan Koenzim. Keduanya ini dapat memungkinkan enzim bekerja terhadap substrat. Menurut Mayrback (1952) dari Jerman, enzim adalah senyawa protein yang dapat mengatalisi reaksi-reaksi kimia dalam sel dan jaringan makhluk hidup. Enzim merupakan biokatalisator artinya senyawa organic yang mempercepat reaksi kimia. 1.2 Rumusan Masalah - Apakah pengertian enzim itu ? - Apakah pengertian enzim bromelin itu ? - Apakah manfaat dari enzim bromelin ? - Bagaimana cara kerja enzim bromelin dalam tubuh ? - Apakah efek samping dari penggunaan enzim bromelin II. ISI 2.1 Pengertian Enzim Menurut Mayrback (1952) dari Jerman, enzim adalah senyawa protein yang dapat mengatalisi reaksi-reaksi kimia dalam sel dan jaringan makhluk hidup. Enzim merupakan biokatalisator artinya senyawa organik yang mempercepat reaksi kimia. Sifat enzim, antara lain: a. Merupakan protein b. Merupakan biokatalisator. c. Mempercepat reaksi kimia dengan jalan menurunkan energi aktivasi yaitu energi awal yang diperlukan untuk memulai reaksi kimia. d. Enzim bekerja spesifik artinya untuk mengubah atau mereaksikan suatu zat tertentu memerlukan zat tertentu pula. e. Bekerja sangat cepat f. Tidak ikut bereaksi (tidak mengalami perubahan). g. Tidak mengubah keseimbangan reaksi h. Memliki sifat aktif atau sisi katalitik yaitu bagian enzim tempat substrat berkombinasi. i. Substrat asing yang berfungsi menghambat reaksi disebut inhibitor dan yang berfungsi mempercepat reaksi disebut aktivator. 2.2 Pengertian Enzim Bromelin Bromelin adalah enzim proteolitik yang ditemukan pada bagian batang dan buah nanas (Ananas comosus). Enzim bromelin termasuk enzim proteolitik yang membantu mencerna protein. Enzim ini diproduksi sebagai hasil sampingan dari pabrik jus nanas. Dalam memproduksi bromelin, beberapa senyawa yang dapat digunakan untuk presipitasi (pengendapan) enzim ini adalah amonium sulfat dan alkohol. 2.3 Manfaat Enzim Bromelin - Radang dan nyeri setelah pembedahan atau luka. Bromelin mengurangi pembengkakan, - Meringankan sinusitis. Bromelin mengurangi hidung tersumbat dan menekan batuk. - Turut membantu pencernaan protein. Bromelin juga digunakan untuk mengatasi kembung dan gngguan pencernaan lain. Bromelin digunakan secara terpisah atau dikombinasikan dengan enzim lain seperti lipase yang mencerna lemak dan amilase yang mencerna zat tepung. - Mengurangi nyeri pada penderita osteoarthritis, yakni penyakit degeneratife sendi dimana kondisi sendi terasa nyeri akibat inflamasi atau peradangan ringan yang timbul akibat gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi. Dalam hal ini bromelin digunakan dalam bentuk suplemen. - Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bromelin adalah produk pelengkap yang bagus dalam perawatan kanker. - Meningkatkan fungsi paru-paru pada penderita infeksi saluran pernapasan. - Bromelin juga dimanfaatkan untuk melunakkan daging, karena kemampuannya mencerna protein. 2.4 Cara Kerja Enzim Bromelin dalam Tubuh Bromelin merupakan antikoagulan alami yang bekerja dengan cara memecah protein fibrin pembeku darah. Selain mengencerkan darah, bromelin juga mengencerkan lendir sehingga meringankan penderita asma dan bronkhitis kronis. Penelitian menunjukkan bahwa bromelin dapat memicu kerja sel darah putih sehingga meningkatkan sistem imun tubuh. Bromelin meningkatkan kerja antibiotic seperti amoksilin, eritromisin, penicilamin, dan penisilin. Dalam sebuah penelitian pada kasus infeksi saluran kencing, 100% pasien yang diberi antibiotik dan bromelin dapat sembuh sempurna dibandingkan dengan 46% pasien yang hanya diberi antibiotik saja. Bromelin membantu pencernaan dengan meningkatkan kerja enzim pencernaan yaitu tripsin dan pepsin. Bromelin menyembuhkan diare yang disebabkan karena kekurangan enzim pencernaan. Suplemen bromelin sering mengandung pigmen dari tumbuhan yang disebut quercetin. Dua zat tersebut dikombinasikan karena saling meningkatkan fungsi antiradang dan bromelin meningkatkan absorbsi quercetin. 2.5 Efek Samping Penggunaan Enzim Bromelin Efek samping yang sering ditemukan antara lain mual, diare, muntah, peningkatan detak jantung, kantuk berlebihan, dan menstruasi berlebihan. Seseorang yang alergi terhadap nanas disarankan tidak mengonsumsi bromelin. Bromelin dapat menimbulkan alergi dan gejala asma seperti sesak napas dan gatal-gatal. Reaksi alergi terhadap bromelin juga dapat muncul pada seseorang yang alergi terhadap wortel, seledri, gandum, papaya dan serbuk sari. Seseorang dengan gangguan pencernaan harus berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi bromelin. Demikian juga dengan penderita gangguan darah. Bromelin tidak boleh dikonsumsi dua minggu sebelum dan sesudah pembedahan. Sementara ini keamanan konsumsi bromelin pada ibu hamil dan menyusui, anak-anak dan penderita penyakit ginjal atau hati masih harus diteliti. III. PENUTUP 3.1 Kesimpulan · Senyawa protein yang dapat mengatalisi reaksi-reaksi kimia dalam sel dan jaringan makhluk hidup. · Bromelin adalah enzim proteolitik yang ditemukan pada bagian batang dan buah nanas (Ananas comosus). Enzim bromelin termasuk enzim proteolitik yang membantu mencerna protein. · Manfaat enzim bromelin : 1. Bromelin mengurangi pembengkakan, 2. Meringankan sinusitis 3. Turut membantu pencernaan protein. 4. Mengurangi nyeri pada penderita osteoarthritis 5. Bromelin juga dimanfaatkan untuk melunakkan daging. · Bromelin meningkatkan kerja antibiotic seperti amoksilin, eritromisin, penicilamin, dan penisilin. · Bromelin dapat menimbulkan alergi dan gejala asma seperti sesak napas dan gatal-gatal. 3.2 Saran Dalam melakukan kajian terhadap enzim bromelin harusnya dilakukan dengan teliti dan terstruktur dengan baik . dan hendaknya mengumpulkan banyak sumber literatur guna memperkuat isi dari makalah. MAKALAH TUGAS BIOKIMIA “ENZIM BROMELIN” \\\\ Oleh : Kelompok 9 Dyanta Putri Permatasari 105080301111052 Pisma Rizki Ardiansah 105080301111058 Masrukin 105080301111062 Putri Karunia Pertiwi 105080301111066 Andris Setianto 105080307111002 Sigit Dwi Pristanto 105080307111004 FAKULTAS ILMU KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011 DAFTAR PUSTAKA Dita, Yuanggi. 2005. Penggunaan Enzim Bromelin Amobil Dari Buah Nanas (Ananas comosus) untuk Pengurangan Kandungan Protein Air Limbah Pabrik Tahu. Mendiantari, Jeki. 2010. Pengaruh Penggunaan Jus Nanas (Ananas comosus) Dalam Pre-Curing Terhadap Karakteristik Dendeng Kambing. Semarang : Universitas Diponegoro Pujiadi, Anna. 2006. Dasar-Dasar Biokimia. Jakarta : Penerbit Universitas Indonesia Winarno, S. G. 2004. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama Wuryanti. 2004. Volume 7 No 3. Isolasi dan Penentuan Aktivias Spesifik Enzim Bromelin dari Buah Nanas (Ananas comosus L.). Semarang : Universitas Diponegoro

Related Posts by Categories



0 komentar:

Poskan Komentar

"Be A Real Moeslem" © 2008 Template by:
SkinCorner